Hari ini adalah hari Minggu, aku dan kakak-kakakku berencana untuk membersihkan kamar ayah dan ibu yang sudah terbengkalai sejak 6 bulan yang lalu. Tepat 6 bulan yang lalu kedua orang tuaku meninggal karena sebuah kecelakaan lalu lintas. Kami merasa sangat sedih saat tiba-tiba ditinggalkan, tapi mau bagaimana lagi namanya juga takdir. Aku dan kakak-kakakku sudah bersiap dengan beberapa alat kebersihan di tangan kami seperti lap, sapu, kemoceng dan pel. 

Tapi sebelum itu kami membagi tugas terlebih dahulu. Kakak perempuanku bertugas mengepel lantai dan mengganti sprei kasur, kakak laki-lakiku bertugas menyapu lantai dan membersihkan jendela dan aku bertugas membersihkan perabotan seperti lemari dan vas. Aku memulai tugasku dengan membersihkan barang-barang kecil terlebih dahulu seperti gucci, patung dan vas bunga. Setelah itu aku beranjak untuk membersihkan lemari buku di pojok ruangan.

Saat aku membuka lemari itu sebuah buku tebal berwarna biru terjatuh di samping kakiku. Buku itu terlihat sedikit berdebu tetapi cover buku tersebut sangat menarik. Aku yang merasa belum pernah melihat buku ini mulai menelusuri beberapa bagian pada buku ini. Saat halaman pertama ku buka terdapat judul dari buku itu yaitu Queen of Twilight. Aku menjadi sangat penasaran, ku pikir buku ini merupakan buku novel yang memiliki genre fantasi.

Rasa penasaranku semakin besar dan aku mulai mencoba membuka buku tersebut, di halaman pertama yang ku temukan adalah sebuah kertas yang ditempel menggunakan isolasi berwarna-warni. Pada halaman tersebut tertulis namaku dan nama kakak-kakakku. Hal yang membuatku lebih merasa terkejut lagi adalah saat aku membaca nama penulis surat itu yaitu “Angelina Cersei – Queen of Twilight”. Nama itu merupakan nama dari ibuku.

Tidak mau berlama-lama penasaran, aku pun mulai kembali menelusuri halaman demi halaman. Halaman selanjutnya berisi beberapa petunjuk yang membuatku bingung. Tetapi karena rasa penasaranku yang tinggi aku pun mengikuti petunjuk-petunjuk tersebut. Pertama aku harus sedikit menggeser lemari buku ini kemudian aku akan menemukan sebuah tembok berwarna biru ke merah-merahan dan aku harus menekan tembok tersebut. Alangkah terkejutnya aku ketika tembok itu dapat terbuka. Aku pun memilih segera berjalan masuk. Sekarang aku berada di sebuh lorong yang tidak begitu terang. Aku pun terus berjalan dan aku menemukan sebuah cahaya yang cukup terang. Aku berlari menuju cahaya tersebut tetapi aku merasakan udara yang semakin dingin menusuk kulitku.

Aku keluar di tempat yang penuh salju, di sana ada sebuah gapura bertuliskan “Twilight Land”. Lalu tiba-tiba ada beberapa orang berpakaian zirah berkuda mendatangiku. Kira-kira ada 12 orang jumlahnya. “Selamat datang Princess Cherlindrea, kami sudah menunggu kedatangan anda.” Ujar salah satu orang berkuda itu. Wow, apa maksudnya ini?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *