Kaksaacitya.com – Bukan rahasia lagi kalau asap rokok sangat berbahaya dan menjadi ancaman kesehatan bagi perokok aktif dan ancaman serius bagi perokok pasif, tetapi masih banyak yang menganggap remeh. Perokok pasif merupakan individu yang secara tidak langsung terpapar oleh asap rokok karena berada di sekitar perokok aktif. Walaupun mereka tidak menghisap rokok secara langsung, paparan asap rokok sangat berbahaya bagi mereka melebihi perokok aktif sendiri. Oleh sebab itu, kesadaran akan bahaya asap rokok bagi perokok pasif sangatlah penting untuk ditingkatkan. 

Asap rokok yang mengandung bermacam-macam zat kimia berbahaya, seperti karbon monoksida, formaldehida, dan senyawa nitrogen oksida dapat menyebabkan penyakit pada saluran pernapasan, sinus, dan tenggorokan. Lebih serius lagi, asap rokok rokok dapat menjadi penyebab penyakit pernapasan, seperti asma, bronkitis, pneumonia, dan kanker paru-paru.  Tidak hanya menyerang saluran pernapasan, asap rokok juga meningkatkan risiko penyakit jantung pada perokok pasif. Asap rokok yang dapat merusak dinding pembuluh darah dan meningktakan pembentukan plak pada pembuluh darah yang menyebabkan menyempitnya pembuluh darah, tekanan darah tinggi yang berakhir menjadi penyakit jantung koroner. 

Tidak hanya berbahaya bagi orang dewasa, asap rokok juga menghantui kesehatan anak-anak. Selain menyebabkan penyakit pernapasan dan jantung, paparan asap rokok juga dapat mempengaruhi perkembangan otak anak-anak, menyebabkan turunnya fungsi kognitif dan perilaku mereka. 

Untuk meningkatkan awareness bahaya asap rokok bagi perokok pasif membutuhkan tindakan bersama-sama dari dalam diri individu, masyarakat, dan juga pemerintah. Individu atau seorang perokok aktif harus memiliki kesadaran diri untuk tidak merokok di sembarang tempat, di dekat anak-anak, wanita hamil, dan juga orang-orang yang rentan terhadap asap rokok. Masyarakat perlu lebih menggencarkan akan bahaya yang mengintai dari asap rokok dan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi kedua belah pihak, perokok aktif dan pasif. Terakhir, pemerintah perlu mewujudkan kebijakan-kebijakan yang ketat mengenai larangan merokok di tempat umum dan mendukung program-program anti-merokok, seperti negara tetangga, Singapura, yang melarang warganya untuk merokok di tempat-tempat umum kecuali di tempat yang memang sudah disediakan khusus untuk merokok, jika melanggar maka akan dikenakan denda yang terbilang cukup tinggi. 

Upaya meningkatkan kesadaran akan bahaya asap rokok bagi perokok pasif harus terus  kita galakkan, sekecil apapun itu progresnya karena kesadaran dan tindakan kita hari ini akan mewujudkan masa depan yang lebih baik untuk kesehatan generasi selanjutnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *