Kaksaacitya.com – Hidup jauh dari rumah dan orang tua membuat anak kos tidak dapat mengontrol gaya hidup sehat yang mengakibatkan tubuh mudah terserang penyakit seperti batuk, pilek, radang tenggorokan, maag, dan demam. 

Apa sih gaya hidup sehat itu? Menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia (1997), gaya hidup sehat merupakan usaha-usaha yang dilakukan dengan menerapkan kebiasaan yang baik dan menghindari kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan. Beranjak dari pengertian tersebut, terdapat berbagai cara yang dapat dilakukan supaya memiliki gaya hidup sehat.

Anak kos sendiri dipandang lekat dengan kebiasaan-kebiasaan buruk yang sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti begadang, telat makan, jarang berolahraga, dan kebiasaan buruk lainnya, sebab terlalu sibuk dengan tugas-tugas atau pekerjaan yang harus segera diselesaikan meskipun tidak semua anak kos seperti itu. Lalu, bagaimana sih cara membangun gaya hidup sehat untuk anak kos? Simak beberapa cara berikut.

1. Mengonsumsi Makanan Bergizi

Supaya tubuh tetap sehat disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin. Asupan nutrisi tersebut bisa didapatkan dari sayuran hijau, buah-buahan, telur,  susu, dan lainnya.  Anak kos identik dengan makanan seperti ayam geprek, bahkan ada semboyan no geprek, no life karena terlalu seringnya mengonsumsi ayam geprek sebagai makanan sehari-hari. Nah, kita  bisa menggantinya dengan sayuran, misalnya sup brokoli atau tumis daun bayam yang mengandung sumber vitamin A, B6, C, E, dan K yang baik untuk tubuh.

Kemudian, jika menyukai camilan seperti basreng (bakso goreng), atau makanan berbumbu pedas lainnya, alangkah baiknya diganti dengan camilan sehat, seperti buah-buahan atau jus buah dan sayur.

2. Mengonsumsi Suplemen

Suplemen berfungsi untuk membantu dalam memenuhi kebutuhan nutrisi tertentu yang mungkin tidak dapat dipenuhi oleh makanan yang kita konsumsi dan membantu mendukung kesehatan tubuh, seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta menjaga kesehatan tulang. Suplemen yang dapat kita konsumsi adalah suplemen multivitamin yang mengandung vitamin B, C, E, kalsium, zinc, minyak ikan, dan zat besi. Perlu diingat bahwa konsumsilah suplemen sesuai dengan kebutuhan tubuh.

3. Rajin Berolahraga

Walaupun dilanda kesibukan yang tidak ada akhirnya, usahakan luangkan waktu untuk  berolahraga, minimal 2,5 jam/minggu. Olahraga sangat bermanfaat untuk menjaga dan meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu meningkatkan kesehatan jantung. Selain itu, olahraga juga berdampak baik untuk kesehatan mental kita yang terbukti merangsang pelepasan endorfin yang dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres, serta meningkatkan kualitas tidur yang baik.

4. Tidur yang Cukup

Kekurangan waktu tidur dapat menciptakan “utang tidur” pada hari-hari berikutnya yang berdampak buruk bagi tubuh, seperti tidak bisa berhenti menguap, mudah lupa, depresi, dan melemahnya sistem kekebalan tubuh. Tidur yang cukup pada malam hari berkisar 7 – 9 jam akan membuat tubuh lebih segar dan berenergi. Kemudian, bagaimana mengatasi kurang tidur? Pertama, kurangi pemakaian gadget minimal 1 jam sebelum tidur. Kedua, kurangi minuman berkafein, bisa diganti dengan susu atau air mineral. Ketiga, ciptakan suasana kamar yang nyaman, misalnya sesuaikan suhu dan pencahayaan yang nyaman untuk tidur, serta gunakan bantal yang tidak terlalu tinggi supaya leher tidak sakit saat bangun tidur.

5. Rutin Membersihkan Kamar

Bersihkanlah kamar kos secara rutin, jangan malas untuk mengelap debu yang menempel pada segala sudut ruangan dan perabotan, menyapu, dan mengepel lantai menggunakan pembersih lantai antibakteri, membersihkan WC dan lantai kamar mandi, serta rutin mengganti seprai.

Mengubah gaya hidup menjadi gaya hidup sehat memang terlihat sulit, namun kita bisa melakukannya secara perlahan tapi pasti. Tetap semangat!

Referensi:

https://promkes.kemkes.go.id/?p=1606

https://www.halodoc.com/kesehatan/makanan-sehat

https://www.alodokter.com/menyiasati-insomnia

https://lib.ui.ac.id/file?file=digital/125830-S-5822-Hubungan%20pengetahuan-Literatur.pdf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *