Kaksaacitya.com Food waste adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan makanan yang terbuang atau tidak dikonsumsi. Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional memperkirakan terdapat 46,35 juta ton sampah makanan yang terbuang dalam skala nasional pada tahun 2021, menjadikan sampah makanan sebagai masalah utama di Indonesia. Jumlah ini merupakan porsi terbesar dari sampah yang dihasilkan secara keseluruhan, bahkan melebihi 26,27 ton sampah plastik.

Ada dua penyebab food waste di Indonesia, yaitu food loss dan food waste. Food loss adalah hilangnya makanan sebelum dikonsumsi oleh manusia, sedangkan food waste adalah sisa makanan yang dibuang oleh manusia.

Food waste dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan, ekonomi, dan masyarakat. Hal tersebut juga dapat memberikan dampak finansial yang negatif bagi petani, produsen, distributor, dan konsumen. Food waste memiliki dampak buruk terhadap lingkungan melalui polusi udara dan air serta emisi gas rumah kaca. Pemborosan makanan memiliki pengaruh pada masyarakat karena berkontribusi pada kelaparan dan kekurangan gizi.

Pemerintah, masyarakat, dan perusahaan dapat berkontribusi dalam upaya mengurangi food waste di Indonesia. Pemerintah dapat menerapkan undang-undang yang mengatur pengemasan dan penyimpanan makanan, serta inisiatif edukasi masyarakat untuk meminimalisir food waste. Dengan mendonasikan makanan sisa, menyiapkan makanan dengan bijak, dan membeli makanan secukupnya, masyarakat akan sangat membantu mengurangi pemborosan makanan. Peran pelaku usaha dapat mengurangi food waste dengan cara menerapkan praktik produksi dan distribusi yang lebih efisien.

Food waste adalah masalah rumit yang harus dipecahkan oleh banyak pihak. Jadi, dimulai dari dirimu, bersama-sama kita bisa meningkatkan ketahanan pangan Indonesia dan mengurangi sampah makanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *