Kaksaacitya.com- Saat ini sedang ramai penjual es teh di segala penjuru wilayah. Es teh merupakan minuman yang sangat populer sejak dulu, tetapi belakangan ini es teh semakin populer. Banyak masyarakat yang sedang senang minum es teh. Saat ini es teh dikonsumsi setiap saat tidak mengenal. Baik di pagi hari, siang hari, maupun malam hari. 

Hal ini mungkin dipengaruhi karena udara yang sangat panas dan hujan yang tidak kunjung turun sejak berbulan-bulan lalu. Hujan yang tidak kunjung turun menyebabkan hawa di sekitar terasa sumuk dan membuat badan terasa panas serta berkeringan. Es teh menjadi salah satu solusi untuk menyegarkan tenggorokkan. Es teh memang terasa sangat menyegarkan di udara yang panas. Oleh karena ini banyak orang berbondong-bondong membeli es teh. 

Selain karena udara yang panas, saat ini es teh memiliki banyak variasi. Terdapat inovasi yang membuat es teh menjadi sesuatu yang menarik, inovasi tersebut adalah saat ini muncul rasa-rasa pada es teh. Contohnya seperti rasa blackcurrant, lemon, strawberry. Selain itu terdapat inovasi, es teh diberi susu atau es teh diberi boba yang membuat es teh terasa semakin menarik.

Dampak Konsumsi Es Teh Berlebih

Namun, mengkonsumsi es teh secara berlebihan tidak baik dan dapat menimbulkan berbagai penyakit. Berikut dampak-dampak mengkonsumsi es teh secara berlebihan.

  1. Dapat menimbulkan Diabetes

Mengkonsumsi es teh terlalu sering dapat menimbulkan diabetes. Es teh mengandung kadar gula, jika mengkonsumsi gula terlalu banyak dapat menimbulkan diabetes. Konsumsi gula yang tinggi dapat meningkatkan kadar gula darah. Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak sel-sel pankreas, sehingga pankreas tidak dapat memproduksi insulin dengan baik. Insulin adalah hormon yang membantu tubuh menggunakan gula darah untuk energi.

  1. Dapat menyebabkan Obesitas

Obesitas juga dikarenakan kadar gula yang terdapat dalam es teh. Konsumsi gula yang tinggi dapat meningkatkan asupan kalori. Asupan kalori yang berlebihan dapat menyebabkan obesitas. Obesitas adalah faktor risiko berbagai penyakit, seperti diabetes, penyakit jantung, dan stroke. Gula adalah sumber kalori yang tinggi. Satu sendok makan gula mengandung sekitar 40 kalori. Es teh manis, terutama es teh boba, biasanya mengandung banyak gula. Satu gelas es teh boba dapat mengandung hingga 300 kalori. Asupan kalori yang berlebihan dapat menyebabkan obesitas. Obesitas adalah kondisi di mana berat badan seseorang berada di atas batas normal.

  1. Dapat memicu timbulnya penyakit jantung

Konsumsi gula yang tinggi dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kadar kolesterol baik (HDL). Kadar kolesterol jahat yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Konsumsi gula terutama fruktosa (gula buah) dalam minuman manis seperti es teh boba dapat meningkatkan produksi kolesterol LDL (Low-Density Lipoprotein) yang dikenal sebagai kolesterol jahat. LDL bertugas mengangkut kolesterol ke seluruh tubuh, namun kadarnya yang berlebihan dapat menumpuk di dinding arteri membentuk plak yang menyempitkan pembuluh darah. Penyempitan ini mengurangi aliran darah ke jantung, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan serangan jantung. 

Supaya dapat terhindar dari penyakit-penyakit yang tidak diinginkan sebaiknya mengurangi mengkonsumsi es teh secara berlebihan. Mengkonsumsi es teh dapat diganti dengan meminum air putih dingin. Air putih dingin juga dapat menyegarkan tenggorokkan dan dapat membuat tubuh sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *