Kaksaacitya.com-Media sosial merupakan sarana bagi masyarakat khususnya anak muda untuk mencari berbagai informasi. Hanya dengan menyebutkan kata kunci maka informasi yang diinginkan akan langsung tersaji. Melihat betapa bermanfaatnya dan canggihnya media sosial, tak jarang informasi yang ditampilkan itu terbukti kebenarannya. 

Hal tersebut yang dinamakan hoax atau berita bohong. Penyebaran berita hoax untuk saat ini menyasar ke berbagai media dengan menggunakan berbagai aplikasi. Alasannya karena perkembangan teknologi yang semakin pesat maka berita yang beredar tidak terlalu diperhatikan kebenarannya. 

Jika berita yang akan beredar merupakan berita yang terbaru dan menjadi pembicaraan banyak orang maka berita tersebut tidak lagi diseleksi kebenarannya. Sebagai anak muda yang sangat aktif bermain media sosial hendaknya harus selektif dalam menerima informasi yang berasal dari media besar. Tentu saja alasannya karena walaupun berasal dari media besar tetapi berita tersebut belum tentu benar seluruhnya. 

Dalam mengatasi berkembangnya berita hoax yang semakin luas, maka anak muda sekarang perlu untuk memperhatikan dan menyeleksinya. Terdapat beberapa cara untuk dapat mencegah penyebaran hoax di media sosial. Langkah pertama bisa dengan memperhatikan judul berita. Hal tersebut karena beberapa artikel yang tayang sering kali menggunakan judul yang mengandung makna provokatif agar menarik minat masyarakat. Namun, judul yang dipilihnya justru salah dan mengakibatkan penyebaran hoax.  

Langkah kedua, harus mencermati sumber berita tersebut diambil. Apakah terdapat sumber yang dapat dipertanggungjawabkan atau tidak. Ketiga, memeriksa foto dan video yang terdapat dalam berita. Di era perkembangan teknologi ini bukan tidak mungkin jika foto dan video yang terdapat diberita dapat dipalsukan. Cara mengecek keaslian foto dan video dapat dilakukan dengan mencarinya di google images

Tiga langkah tersebut dapat digunakan untuk mencari keaslian dari sebuah berita. Tujuannya tentu saja untuk mengurangi penyebaran hoax atau berita bohong. Sudah saatnya sebagai generasi muda untuk pintar dalam memilih berita antara sebuah kebohongan atau keaslian. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *