Kaksaacitya.com- Dalam kurun waktu minggu ini daerah Yogyakarta sudah mulai mengawali musim penghujan setelah sekian lama mengalami musim kemarau yang panjang. Musim kemarau yang panjang dengan cuaca dan suhu panas yang terus meningkat mengakibatkan banyak masyarakat terus mengeluh. Sebagian besar orang terus mengharapkan dan menantikan datangnya musim hujan di Yogyakarta untuk meredakan cuaca panas yang terus meningkat. pada akhirnya sekitar hari Senin kemarin (13/01/2023), hujan turun mengguyur Yogyakarta sangat deras. Turunnya hujan tersebut ternyata membawa berkah dan juga musibah bagi beberapa wilayah dan orang.

Hujan Membawa Berkah

Sekitar hari Senin kemarin (13/01/2023), hujan turun di Yogyakarta setelah sekian lama mengalami cuaca panas atau kemarau panjang. Beberapa masyarakat yang sudah menantikan turunnya hujan karena cuaca panas yang terus meningkat menghela nafas lega dan bersyukur. Selain itu, dampak positif atau berkah lainnya bagi beberapa masyarakat Yogyakarta adalah membantu desa atau wilayah yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau. Turunnya hujan dapat menyuburkan tanah atau desa yang kekeringan hingga kekurangan air. Tanaman yang kekeringan hingga mati pun dapat kembali tumbuh subur dengan adanya hujan. Kemudian, juga meredakan atau menyejukkan udara akibat cuaca panas yang selama ini melanda Jogja. Bagi beberapa orang atau masyarakat Jogja yang sudah mengharapkan dan menantikan lama turunnya hujan telah terkabulkan karena dapat merasakan sejuknya angin Jogja.

Hujan Turun Musibah Datang

Disamping itu, dengan adanya beberapa dampak positif dan berkah tetapi juga merupakan musibah bagi beberapa orang. Hal itu dikarenakan turunnya hujan menyebabkan air menggenang atau banjir dimana-mana. Misalnya seperti di daerah Ireda, Mrican, wilayah kampus UNY, dan yang lainnya. Tidak hanya itu, banjir atau air yang menggenang dan hujan turun dengan derasnya juga mengganggu aktivitas orang-orang yang sedang berada di luar ruangan. Khususnya bagi para pelajar atau mahasiswa dan karyawan kantor. Namun, banjir yang terjadi juga tidak sepenuhnya disebabkan oleh cuaca hujan yang turun tetapi juga tentu adanya sampah atau kotoran menyumbat pada saluran air.

Mengawali musim hujan di Yogyakarta sebagian besar masyarakat menganggapnya sebagai berkah dari Tuhan atas musim kemarau panjang yang terjadi. Cuaca apapun itu harus disyukuri sebagai pemberian Tuhan kepada kita manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *